Bukit yang
biru telah beku
Sedingin
hatimu
Dahan dan
ranting gemersik bisu
Di dalam
rindunya aku
Hanya angin
yang bercumbu
Berharap
sewaktu-waktu
Engkau
milikku
Akan
kembali mengadu
Kita arungi
samudra biru
Dan biarkan
aku memandang bening senyummu
Di setiap
perjalanan waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar